Yah, satu lagi dampak komik yang baru kebaca. Sempat2nya, lagi musim UAS kan? Ya sutralah. Gimanapun ringannya buku (komik) yang kebaca, tapi tetep ada "makna", dalem atau pun dangkal, SutRalah booo’?!!
Wild Cat II
Ini salah satu cerita dalam komik yang judulnya Wild Cat. Daqu lupa pengarang dan penerbitnya. Yang pasti bukan terbitan Elex (rasanya sih…)

Berkisah tentang seekor anak anjing golden retriever, Tonggu. Sewaktu baru dilahirkan, majikannya mengangkatnya sambil berkata, "Yang ini sepertinya bisa ‘jadi’.."
Tapi, "Croott..!!" Eh, ternyata si Tonggu pip ke arah majikannya. Dan selang beberapa minggu setelah lahir dia dipisahkan dari induknya, Lady, dan diasuh keluarga lain.
Penyebabnya ? Who knows….
Lalu Tonggu disuh oleh kakak-beradik yang cantik-cantik. Di hari pertama insiden pun kembali terjadi. Tonggu muntah ke arah majikan barunya sewaktu lagi dipeluk secara bergiliran oleh mereka.
Beberapa hari kemudian Tonggu pun kembali diserahkan pada orang lain, kali ini pada petugas (Balai Kesehatan)….
Dan Tonggu pun berpindah-pindah dari satu penampungan ke penampungan lain…
Satu waktu, Tonggu diasuh oleh Pak Satake, tetangga Ryuichi (tokoh utama cerita sebelumnya) yang majikan dari Caesar, singa dengan kelakuannya kadang mirip kucing kadang mirip anjing^_^.
Disini Tonggu cukup disayang. Dan karena "pengalamannya" pindah dari satu penampungan ke penampungan lain, dari satu majikan ke majikan lain, Tonggu jadi "bos"nya Caesar walaupun dia lebih muda dari Caesar yang "lemah" itu.
Suatu hari ketika Tonggu sedang bermain dengan Caesar, ada seorang gadis kecil yang tertarik dengan ke"imut"an Tonggu. Tonggu pun diculik oleh si gadis kecil,Aira, yang ternyata ‘broken home’ (halah!). Rencananya Aira akan dimasukkan ke asrama oleh papanya. Tapi Aira kabur dengan membawa Tonggu.
Tonggu sebenarnya "nggak mau". Tapi Aira benar-benar anak yang cerdik, sampai-sampai mendandani Tonggu dengan jumper dan sepatu bayi agar dikira adiknya.
Namun, bukan Tonggu namanya kalo tidak bisa kabur. Dia melompat sewaktu mereka akan masuk ke kereta. Tonggu tidak ingin pergi karena selalu teringat Pak Take yang berkata, "Nek, ini Tonggu sudah pulang.."
"Orang ini sepertinya benar-benar menyayangiku.." pikir Tonggu. Tonggu pun berderap pulang ke rumah. Dan dia disambut dengan derai air mata oleh Pak Take yang keliatannya sangat cemas. Di sana juga ada Ryuichi dan Caesar yang juga khawatir.
Tapi…
"Anda sudah siap, Pak Take?" suara seorang tak dikenal terdengar. Ternyata Tonggu akan kembali "dipindahtangankan".
Kembali berhadapan dengan suasana muram itu…
Tonggu tak mau. Dia pun kabur, kembali ke stasiun tempat Aira yang menginginkannya. Dan Aira masih di sana, tersedu-sedu.
"Ini orang yang sebenarnya menyayangiku…" mungkin begitu pikir Tonggu. Yah, Aira terlihat senang melihat Tonggu kembali.
Tapi…orangtua Aira muncul, menjemput Aira dan berkata mereka akan kembali bersama.
Aira senang, dan Tonggu…
terlupakan. Hanya berdiri menatap mereka sambil mengibas-ngibaskan ekornya (adegannya itu…)
Tonggu kembali sendiri.
Esoknya, Tonggu yang telah ditemukan kembali oleh Pak Take dan "petugas" dengan bantuan Caesar, dibawa pergi. Kali ini dia tidak lari.
Pasrah menghadapi jalan di depannya.
Bertemu orang yang dikira benar-benar menyayangi, tapi akhirnya "mencampakkan" ! (dalemmm…)
Waktu berlalu, enam tahun…
Tonggu bertemu lagi dengan Ryuichi dan Caesar. Tapi keliatannya mereka tak mengenali Tonggu. Karena kini Tonggu bukan lah anak anjing yang imut, tapi sudah menjadi anjing dewasa yang gagah.
Ya, Tonggu adalah "anjing pembimbing". Kenyataannya Tonggu dari kecil dipersiapkan untuk jadi anjing pembimbing. Hanya yang terbaik yang bisa, dan Tonggu salah satunya. Tonggu memang harus dipisahkan dari induknya sejak kecil, dan sejak itu dirawat oleh para relawan anggota "Puppy Powers". Salah satunya Pak Satake, kakak-beradik cantik itu juga.
See, selalu ada hal baik, kenyataan sebenarnya, di belakang hal-hal buruk yang menimpa Tonggu (me, duhh…)
Sekarang Tonggu punya majikan yang baik. Walaupun buta, ia dapat "memahami" Tonggu.
"Mungkin, segala pengalaman dipeluk banyak orang, lalu ‘dibuang’ adalah jalan menuju orang ini. Untuk bertemu orang yang mengatakan,’Kita terus bersama ya? Mau kan, Tonggu’ seperti yang selalu diucapkan Ryuichi pada Caesar…Orang inilah yang akan mengatakannya padaku," begitu pikir Tonggu di akhir cerita.
Melankolis dq jadinya pas baca nih cerita! O M G!