Recognize D Bully

It was a nice day. Hari-hari biasa. Cerah berawan. Tidak seperti minggu lalu yang serasa di padang pasir.

Percikan-nya dimulai sore hari di bus kota. OH MY!

Mirip, matanya itu. Kan keliatan dari kaca depan. Fokus sekali!

@#$%^*!!!

Great! Bikin gelisah saja!

Lanjut, di LC. Ternyata yang datang cuma tiga orang. And we were listening to Pearl Jam, Eldery Woman Behind The Counter In A Small Town Lyric <sori kalo judulnya salah>.

Satu kata, recognize. Jangan deh. Kelamaan. Aku tak mau menunggu. Biar saja. Kalo harus begitu ya begitu, kenapa harus ngoyo nunggu ?

Sesi terakhir, we watched Ant Bull. Lucu.

Malamnya, anak-anak kos teriak, "Destiiii….!! Ekskul nih, cepaattt…!!"

Yah, bully lagi. Btw, dulu pas jaman skulah aku bukan bully tapi silly <hoho>

Leave a Reply