Archive for November, 2006

Pay It Forwad : D Articles (Lempar Sana Lempar Sini)

Tuesday, November 28th, 2006

Sebelumnya saiya mau berterimakasih pada yang bulletinnya bersedia untuk dicomot (Walau katanya tak ada hak ciptanya jadi silahkan saja ^_^). Hehe, thanks kak!

Lempar Sana sini, Gih!

Dedicated 4 Monyeng

Baca deh comotan bulletin berikut . Terserah mau diikutin instruksinya ato gak. Terserah Anda, Coy?!

Psikotest ini diambil dari email
internet,
diterjemahkan oleh orang tersebut dari
bahasa
asalnya Japanese. Anda akan menemukan
hasil
yang sangat mengejutkan. Orang yang
memikirkan
game ini, konon sesudah membaca mail
ini,
harapannya dapat terkabul. Pasti anda
akan
terkejut melihat hasilnya.!!!
Cuma janji dulu, JANGAN MEMBACA JAWABAN
DIBAWAHNYA TERLEBIH DAHULU.
ISI DULU INSTRUKSI YANG DIMINTA.
BACA SATU PARAGRAF DEMI SATU
PARAGRAF.
Pertama-tama siapkan bolpen dan kertas.
Waktu memilih nama, anda harus memilih
orang
yang anda kenal. Jangan terlalu banyak
mikir,
tulislah apa yang ada di kepala anda.

INGAT : Maju satu paragraf per
paragraf.
Kalau anda membaca kelanjutannya,
Permohonan
anda tidak akan terkabul.
1.. Pertama-tama tulis angka 1 sampai
sebelas di
kertas anda secara vertikal (atas ke
bawah)

2.. Tulis angka yang paling kamu senang
(antara1-
11) disebelah angka No.1 dan 2

3.. Tulis 2 nama orang (lawan jenis)
yang kamu
kenal, masing-masing di No.3 dan No.7

4.. Tulis 3 nama orang yang kamu kenal
di No.4, 5,
dan 6. Disini kamu boleh menulis nama
orang di
keluarga, teman, kenalan. Siapapun OK.
Cuma
harus yang kamu kenal

5.. Di no.8, 9, 10 dan 11 kamu tulis
nama judul
lagu yang berbeda-beda

6.. Terakhir, tulis kamu punya
permohonan.(Kamu
minta permohonan)

NAH……… dibawah ini ada jawaban
dari psikotest-
nya mudah-mudahan cocok jawabannya.
1.. Anda harus memberitahu ke orang
yang
anda
tulis di No. 7 tentang psi kotest ini.
2.. Orang yang anda tulis di No.3
adalah
orang
yang kamu cintai.
3.. Orang yang anda tulis di No.7
adalah
orang
yang kamu suka, tetapi bertepuk sebelah
tangan.
4.. Orang yang anda tulis di No.4
adalah
orang
yang anda rasa paling penting bagi
anda.
5.. Orang yang anda tulis di No.5
adalah
orang
yang paling mengerti tentang anda.
6.. Orang yang anda tulis di No. 6
adalah orang
yang membawa keberuntungan pada anda.
7.. Lagu yang anda tulis di no. 8
adalah
lagu yang
ditujukan untuk orang No.3
8.. Lagu yang anda tulis di no.9 adalah
lagu yang
ditujukan untuk orangNo.7
9.. Lagu yang anda tulis di no.10
adalah
lagu yang
melukiskan apa yang ada di hati anda.
10.. Terakhir, lagu yang anda tulis di
No.11 adalah
lagu yang melukiskan hidup anda.

BAGAIMANA APAKAH CUKUP
JITU ??????
Anda harus mengirimkan email ini ke 10
orang dalam waktu 1 jam. Dengan begitu,
permohonan anda akan dikabulkan. Kalau
anda
tidak mengirimkannya, niscaya
permohonan
anda

akan terjadi yang sebaliknya.

Sudah? Gimana?

Kalo kusebut lempar sana sini, boleh? Kan forward2-an gituh…

Nah bandingkan dengan lempar sana sini nya si Trevor.

Beda gak?

Nah Desti sok tau mau mencoba beropini, sekaligus mengeluarkan apa yang selama ini terpikirkan kalo nerima forward-forward-an semacam ini.

Sering dq dapat, entah email entah bulletin di fs, yang ujung2nya sebarkan ke yang lain. Awalnya dibiarin. Tapi setelah menuh-menuhin inbox yang bikin kesel. Yo, wis. Aye delete saja tanpa banyak cingcong (lagian mau cingcong-an sama siapah?). Tapi kalo kompi tiba2 banyak gaya, ya….sebelnya nambah.

Ya sebatas ituh. Sebel karna nambah kerjaan ja. Dikit . Tapi makin lama makin banyak jenis ujung2nya sebarkan ke yang lain muncul. Entah yang isinya sempat terbaca, baik atau cuma ngaco, penting gak penting, sampe yang bikin nyengir (seperti contoh di atas ^_^) atau pun yang bikin monyong.

Kenapa yah ?

Fenomena apa ini?

Itu artinya, orang makin kreatif,dalam sisi positif apalagi negatif. Lempar sana sini dipakai untuk nyebarin info, joke2 segar, eh undangan nikah juga pernah (Heran, koq diFW ke gw,jeng?!^_^)

Si negatif ini yang bikin males. Isinya gak jelas, pake anceman lagi ujungnya. "Sebarin, kalo gak gw teror lu!"

Jibang!

Tapi, seperti juga tulisan persuasif lainnya, metode FW-FW-an ini juga tujuannya mempersuasifkan orang lain. Urusan yang baca mau percaya atau gak sama yang ditulis ya terserah artis lah! Kerelaan untuk mem-FW kan juga terserah artis.

Cuman, guys, yang diFW-kan jangan yang model begindang lah! Serem tau?! (Nyeng, ngerasa gak lu?!). Lucu kayak yang di atas, yg "bener" kek! Atau yang mulia kayak si Trevor kek!

Lho, kok jadi nyindir ginih yah?!

Yah tapi mudah-mudahan si Monyeng mau mengerti dan memaapkan kesalahanku karna menjadikan dia topik blog minggu ini (hoho!), walou sudah diwanti2 plus ancaman dahsyat, " Jangan! Gw kutuk jadi kodok lu !"

Lu ja yg jadi kodok, Nyeng!

Salam kodok untuk Monyeng,

Desti

Pay It Forward : MLM Hati (Ceileee!)

Tuesday, November 28th, 2006

Pay_it_1Judul         : Pay It Forward, Rangkaian Kebaikan

Pengarang : Cathrine Ryan Hyde

Penerbit    : Gramedia

Tahun       : 2001

Nah, seperti yang dibilang sebelumnya, Speechless dah! Baca buku ini tak seperti baca Potter ataupun Agatha Christie, apalagi Mary Higgins Clark.

Potter asik dibaca berulang-ulang, walau bukan keseluruhan buku. Hanya beberapa bagian, sebagai pengantar tidur (Hah?!).

Novel Agatha Christie, menurut pengakuan teman dq dan pengalaman pribadi, gak asik dibaca sebelum tidur. Menyeramkan (my pren says) dan bikin penasaran sampai jadi pusing (i say). Mana bisa tidur jadinya ! (Ember?!)

Beda dengan Mary Higgins Clark. Ini novel yang ngajarin dq cara membaca novel misteri dengan baik dan benar, Baca dari depan sampai belakang berurutan. Jangan intip endingnya dulu! Soalnya nih novel gak asik kalo sudah ketauan endingnya, beda dengan Agatha. Walau sudah ngintip endingnya, tetep ja dq penasaran dengan Mr. Poirot ituh.

Lah, si Pay It Forward ini gak bikin terlalu penasaran. Ceritanya juga tentang kebaikan dongeng yang sering diumbar sinetron dalam negri. Di luar logika! (EH?!). Tapi kenapa yah dq suka? Nah itu dia, Speechless gw! But, tetep kucoba jabarkan. Dimulai dengan sinopsisnya duluh!

Ceritanya tentang seorang anak bernama Trevor McKinney yang dapat tugas IPS dari gurunya, Reuben St. Clair. " Pikirkan tentang sebuah ide untuk merubah dunia dan laksanakan ide itu". (Apaan sih nih guru? Ngaco yah?!)

Nah si Trevor ini punya ide untuk bikin proyek yang dia sebut Pay It Forward alias Balas kepada yang Lain. Dia memilih tiga orang untuk dibantunya, dan masing-masing orang dimintanya untuk membalas kebaikan kepada tiga orang lain. Seterusnya begitu. Jadi semacam sistem MLM. Logikanya, pada tingkat ke-16 saja sudah 43 juta lebih orang yang akan mendapat sentuhan kebaikan. Dan dalam waktu sekejap, pada tingkat kesekian, jumlahnya akan melebihi populasi dunia. Itu artinya setiap orang bisa tersentuh kebaikan lebih dari sekali, berkali-kali bahkan sebelum ia dapat membalas ke yang lain.

Tapi itu logikanya.

Kenyataannya gak berjalan mulus. Orang pertama, seorang tunawisma yang diberinya uang  untuk membeli pakaian pantas agar ia dapat melamar pekerjaan, ujung-ujungnya masuk penjara.

Yang kedua, Mrs.Greenberg. Seorang nenek yang tinggal sendiri malah meninggal sebelum sempat melanjutkan rangkaian kebaikan itu. Padahal dialah yang paling diharapkan Trevor karena upaya penjodohan Si Orang Ketiga, gurunya sendiri, dengan ibunya, Arlene, tak semulus dugaan.

Hopeless kah Trevor?

Kecewa iya. Menyerah tidak.

Tapi itulah, ingat pepatah dalamnya samudra dapat diukur, dalamnya hati manusia siapa yang tau?

Itu yang terjadi. Setiap manusia masih punya sisi baik. Tak timbul ke muka mungkin karena tertutup asap egois. Tapi masih bisa disentuh oleh murninya ketulusan. Itu yang dilakukan Trevor.

Well, usahanya boleh dibilang sukses. Dapat penghargaan dari MR.President USA lagi! (Clinton, not Bush. Settingnya tahun 1992-2002). Penulisnya tampaknya menyelipkan slogan berjuang tanpa kenal menyerah.

Tapi…..

ya ituh! Endingnya. Peristiwa tragis, yang buat dq kembali bertanya, "Apa dibutuhkan tragedi dulu, sebagai momentum atau titik balik, untuk membuat kebaikan itu harus dilakukan?".

Ada bencana dulu daru nyumbang.

Kena HER dulu baru belajar (gw bangget?!duh….).

Atau kehilangan yang disayang dulu baru ….. (isi sendiri lah!)

Yup betul! Trevor tewas. Tapi setelah itu, kenangan dan penghargaan atas jerih payah Trevor dunia jadi lebih baik ( DALAM BUKU ITU). Bayangkan, bertebaran orang berbuat baik dimana-mana. Salah satunya diceritakan ada orang yang memberikan begitu saja mobilnya yang bagus kepada pengendara yang mobilnya mogok, yang udah seperti besi rongsokan, di tengah jalan.

" Nih, tuker! Kita barter aja. Mana alamat lu? Nanti gua kirim surat-surat mobilnya ke alamat lu."

Dan emang dikirim.

Emang ada ? Yah, ada aja lah. Di buku itu. Kalo di sekitar, dq tak pernah nemu yg begono.

Oh, oh, kalo dunia yang seperti memang ada, aku bilang inilah dunia paling layak untuk kita. Eh, pernah baca Mom I Love You? Ini buku kumpulan Esay anak-anak dan remaja. Hasil dari lomba Essay tahun 2004 dengan tema Menjadikan Dunia yang Layak Untuk Anak-Anak kalo gak salah.

Well, guys, menurutku dunia seperti dalam Pay It Forward inilah yang (cukup) layak bagi anak-anak (juga dewasa).

Oyah, nih buku juga sudah difilmkan oleh Warner Bros. Pemainnya Halley Joey Osment (Trevor), Kevin Spacey (Reuben), sama Hellen Hunt (Arlene). Dq belon nonton sih…

Tapi yang bikin rodo aneh dikit, si Reuben disitu kan digambarkan sebagai pria kulit hitam yang tampan, dan Arlene adalah wanita mungil dengan rambut gelap dan kulit seperti porselen (halah!), koq malah jadi blonde gituh yah?!

Well, no comment dulu lah! I’ve never seen it. Mungkin ada yang dah pernah nonton?

Salam pena tajam,

Desti.

Pay It Forward

Tuesday, November 28th, 2006

What can I say about it? Ahhhh….Speechless nih! Better wait 4 tomorrow. Too much word i wanna say, overlaping jadi na! Lagipula “zat-zat tambahan”, semacam surfaktan bulletin penunjang or tween kalimat mutiara belum lengkap nih. Bisa- bisa jadi aneh (walah! Nih tulisan saija sudah sangat aneh!)

Yah…wait saja lah!

Salam pena tajam!
Desti-yang-naif-lagi-konsumtif halah!

Viewer : Love? Capeeekkk deh!!

Saturday, November 11th, 2006

Satu Fase kehidupan seorang teman kembali tayang. Satu lagi episode hidup, dan lagi, aku jadi seorang saksi. Seorang penonton yang duduk manis, dengan 1001 komentar tak terucapkan (seluruhnya). Bukankah kita tak boleh sembarang mengumbar isi hati?

Lalu yang kedua, episode lain. Tapi kali ini berperan sedikit. Satu di antara orang yang memberi sumbang saran. Satu dari beribu kata penghiburan serta penyemangat. Basi, mungkin. Tapi kuharap berguna, Teman. Itu tulus dari hatiku.

Apalagi kalo bukan yang disebut orang CINTA? Masalah klasik yang tak kunjung berakhir selama manusia masih bercokol di dunia ini. Entah kalo alien, yang kutaktau ada atau tidak. Kita andaikan saja manusia tak punya CINTA itu alien.

Nah, aku bukan alien. Karna aku CINTA Rabb-ku, Ortuku, si Adek Dodol Monyeng, d big family, n friends (Guys, love U!). Tapi kali ini dipersempit. CINTA pada si "dia",(umumnya) lawan jenis.

CINTA yang absurd, tak kekal, selalu ada ribuan rintangan bagi para pejuang cinta itu (halah!). Di saat sedang semangat, tak kunjung lelah mempertahankan CINTA itu. Tapi kalo kekuatan cinta itu tlah hilang (baca: putus cinta), maka habis sudah! Kandas!

Akibatnya, yah…kasian si rentan, hati, ini. Remuk redam, sakit, perih, nyeri karna luka.

Duh…capek yah?! Enakan tak usah mencinta dong! Biar tak sakit hati.

Kata siapa?

Lagi, makhluk Sok Tau ini berhipotesa :

Segala sesuatu di dunia ini berpasang-pasangan. Ada sebab-akibatnya.

Punya empati, toleransi karna tau sedihnya tersakiti.

Berjuang untuk berhasil karna pernah mencicipi kegagalan.

Serangan badai cobaan membuat (sebagian) orang jadi tegar.

Bahagia dengan apa yang dimiliki karna pernah merasa kehilangan hal sangat berarti, ketika tak bersyukur.

Takut pada gelap karna pernah merasa amannya cahaya.

Lalu ketika gelap itu datang, kemana harus mencari cahaya?

Ah, susah aku menjawabnya, Teman.

Sampai saat ini pun aku tak tau bagaimana CINTA yang penuh cahaya itu. Ada yang bilang CINTA  yang sempurna adalah CINTA KEPADA ALLAH. Oleh karna itu, cintailah dia, makhluk-Nya, juga KARENA ALLAH.

Bagaimana caranya? Darimana tau kita mencintai seseorang itu KARENA ALLAH? Toh bila suka/ CINTA pada seseorang lebih sering karna keduniawian, dan itu manusiawi. Even if, CINTA karna dia alim, baik hati, tidak sombong, rajin menabung, nyebrang di zebra cross, etc (Halah! Gak Penting!), itu karna kita (okelah, aku!) memandang dia sebagai satu kesatuan manusia. Kucinta kau karna kau adalah dirimu! Apa itu termasuk CINTA KARNA ALLAH ?

Huff, jadi capek sendiri. Bergelung dalam kesendirian saat ini ternyata lebih nyaman. Mengingat dua episode itu dan pertanyaan yang sudah lama mengendap di hati tadi….

PS. Keduanya mempertegas keinginanku, satu ambisi yang bisa jadi bisa segera terwujud, bisa juga tidak. Tergantung kehendak-Nya. Tapi kuharap, apapun yang terjadi nanti, akan tetap yang terbaik. Insya Allah.

Kuras Emosi

Saturday, November 4th, 2006

Sebelas hari di kampung (rumah) lebaran kali ini ternyata cukup menguras emosi, habis-habisan. Untung tak sampe kering tuh sumur emosi!

Mulai dari kebiasaan jelek emak-anak yang suka perang kalo lagi rame ato sibuk persiapan ini-itu menyambut Hari Kemenangan (kata iklan di tipi sih, tapi apa bener daqu "menang" yah?!), sampe yang-dikira-sobat ato orang-yang-mengerti-aku-karna-sudah-kenal-itungan-taon ternyata malah mengecewakan! Orang yang paling berpotensi menyakiti adalah orang yang paling dekat dengan kita, lagi2 pernyataan itu benar!

Mana si adek dodol pake acara operasi sampe harus rawat inap di rumah sakit yang seperti di setting bangsal 13, hiii!! Tapi cepet sembuh ya coy?! Biar cepet masuk skulah, tak bosen tuh ngumprek di kamar sementara teman2mu asik menikmati masa muda?! Walah!Jayus!

Dapat petuah yang entah-bagus-ato-tidak dari Mahaguru Daddy n Mommy, Jangan pernah menggantung harapan pada orang lain, just believe Urself ja lah! Daripada dikecewakan…..

Tapi mom, dad,

Bahagia bisa terasa karna pernah merasa sengsara akibat kekecewaan kan?

Indah itu ada karna ada si jelek, jadi ada perbandingannya sehingga kita tau apa itu indah.

Berhasil or sukses karna terpacu oleh kegagalan.

Hukum sgala di dunia ini berpasang-pasangan . Juga teori Sebab Akibat.

Gimana bisa dipercaya orang sedang diri sendiri takut memberi kepercayaan ke orang lain?

Senangnya kebersamaan, perhatian dari orang lain bisa dirasa kalo lebih dulu beri perhatian ke sekitar kan ?

What should i do?

Percaya tapi setengah2, selalu siap siaga bila suatu hari dikhianati. Begitu?

Entah karna pengalaman idup yang masih secuil bila dibandingkan denganmu, tapi ku masih beranggapan Tebarkanlah kasih sayang, perhatian, percaya (walah!) pada sekitar, terutama teman2. Jangan berharap muluk bakal dibalas, toh kasih-Nya yang murni saja tak pernah habis tuk dinikmati.

Tapi kutau, daqu jg manusia biasa yang kadangkala-sungguh-sangat-egois. Bisa juga kuberada di titik kulminasi, dimana akhirnya merasa bosan, lelah, karna masalah kasih-tak-berbalas itu.

Ah, hubungan antarmanusia memang sulit kupahami! yuukkk!!

Triple S

Saturday, November 4th, 2006

Tulisan yang lagi-lagi sekadar iseng menjelang UTS,sempat2nya!!No hurt feeling yah?!

Triple S : Sebuah Lakon Tak Laku Tiga Aktris Kawakan "Si Usil,Miss.X & Miss.Y"

"Dont judge me from the socks!" batin kuberkata.

"….eh tumben lu pake spatu (shoes) cantik begitu,X!" kataku, si Usil

"….gak kebayang lah kalo Y pake celana (panjang), bukannya rok (skirt) ke kampus…" bisik Miss.X

Obrolan tentang Triple S di atas muncul (lagi) di awal kuliah setelah lebaran. Kenapa pas abis lebaran?

Karena baru pulang mudik, dan bertemu orang2 ato kluarga yang kalo hari2 libur biasa jarang ditemui. Makanya kadang ada kata keluar yang tidak sesuai selera hati (halah!).

Karena baru abis lebaran, jadi pada launching baju rayo (hehe^_^). Dan ada transformasi pada beberapa personil, yang tadinya kets mania(K^_^) jadi sdikit2 melirik ke si (sepatu) cantik. Yang tadinya skirt 4ever, jadi mau nyoba jeans hehe.

Eh, please deh bo’?!Tape’ deh gueeee…?!!

Ternyata, emang sifat alami manusia itu menilai seseorang/ org lain dari penampilannya dulu. Walau mati-matian menyangkal, pasti begitu. Bedanya, ada yang langsung mengekspresikan penilaian awalnya itu langsung, dan ada yang mencernanya dulu.

Makanya kalo mo ngelamar kerja ato anak orang (halah!) kudu memperhatikan penampilan, kata Engkong  Singkong dulu. Kesan pertama begitu menggoda selanjutnya terserah Anda!

ABCDGY…Aduh Bo’ Capeek Deh Gue, Yuuukk!!

kalo soal penampilan n lamar2an itu okelah.

Tapi, apa cewek yang pake Skirt itu lalu tiba2 dia beralih ke jeans itu menandakan adanya suatu pemberontakan pada dirinya? Kalo ada kasus begini, pasti langsung disorot,"Tumben lu gak pake rok?!"

Dan muncullah berbagai spekulasi, yang dia lagi ada masalah lah, yang dia make rok gara2 pengen dianggap feminim lah, ato gara2 disuruh si dia lah trus mrk lagi clash lah, de el el.

Sedangkan si spatu (Shoes) cantik ini kayaknya fenomena lokal di kelas dah. Bahkan daqu sampe mikir, kalo seorang kets mania(k) mulai melirik si (spatu) cantik maka dia mulai beranjak dewasa. Mulai bersiap berubah penampilan untuk persiapan kuliah profesi. Walah!Hipotesis ngawur!

Nah, masalah socks ini mang agak sensitif deh kayaknya. Berhubungan sama apa yang sdh dipahami lalu diyakini. Daqu sadar masih setengah-setengah…

Dua S di atas (Shoes n Skirt) kayaknya membuktikan bahwa sebagian besar manusia masih kaku dalam menghadapi perubahan, terutama yang terjadi pada orang terdekatnya, ato di lingkungannya. Entah itu perubahan positp ato negatip, bahkan perubahan positip-negatip alias abu-abu (Mangnya ada?!Eh, tape’ deehh?!!)

Disadur dari kisah pribadi Si Usil, Miss. X & Miss.Y demi kepentingan pribadi, syukur-syukur orangl laen dapat manfaat, Amin!