Sistem vs Si Anak Bawang
Tulisan berdasarkan kisah nyata dibalut hiperbola demi memenuhi niat iseng yang tak kunjung reda (walah!!)
Antara Sistem, Anak "Bawang" Baru, dan Kebenaran Itu Relatif, Sayang!!
Waktu masih jadi anak baru alias anak bawang, ada kalimat yang sering muncul dari mulut senior, "Kalau kalian memasuki suatu sistem, yang menyesuaikan itu kalian! Bukannya sistem!"
Hah?! Apaan sih?!Tapi….okelah, its up 2 u!!
Dan si anak bawang mulai berusaha beradaptasi dengan sang sistem. Tapi bukannya "jadi suai", dia malah ngerasa jadi bunglon yang muna’ (sadis!!). Kecewalah dia. Tapi otaknya yang kadang2 bisa tokcer tiba2 mikir, "Kalo ternyata ’sistem’nya yang SALAH gimana? Haruskah aku yang BENAR ini melebur dengan sistem SALAH ini?" (eh, tAnYa keNApa???)
Mmmm, tapi tunggu dulu!!
Darimana km tau kalo kamu itu BENAR dan sistem yang SALAH hayo?!!
(Sekarang qt masuk ke bagian yang membingungkan ^_^)
Sistem (organisasi,komunitas, kelompok, etc) itu kan terbentuk atas dasar kesepakatan "komponen2" di dalamnya. Bila mereka sepakat menyatakan yang SALAH itu BENAR, siapa yang ngelarang? Toh ini adalah kesepakatan (aturan main) mereka dan yang menjalani serta nanggung resiko juga mereka (kami)!
Mungkin mereka bakalan bilang, "Kalo mau gabung ikut cara kami, kalo tdk jauh2 ja sono!" (ah segitunya?!!^_^)
makanya bisa tercetus mantra "penyesuaian" tadi kali yee^_^
Lagipula, kebenaran itu kan relatif. Dipengaruhi oleh cara pikir/pandang si orang thdp si objek mslh. Dan ini dipengaruhi jg oleh pengetahuan/kedewasaan/pengalaman si orang, yang bisa saja berubah2 dlm kurun waktu singkat, bisa juga lama.
Yang awalnya dirasa BENAR,kok setelah dipikir2 ternyata SALAH ya?
Yang dulunya dianggap keBENARan tak terbantahkan ternyata sekarnag ada yang lebih BENAR lagi (bukan berarti yang dulu SALAH ^_^)
Yang tadinya dihujat habis2an bisa jadi dielu2kan (drastis kan?!pernah kayak gini dak?hayo ngakuuuuuu?!!)
Jadi……
"What should i do?" pikir si anak bawang. Berusaha ngelebur ke sistem aneh itu(kata siapa hayoo?!!) walau makan waktu lama ATAU jauh2 ja lah dari "lingkaran" aneh itu?
eh, dq jg bingung jwb apa klo ditodong begitu.
Tapi ada kok tips (yang diragukan kemanjurannya hahihuheho!!):
1. Cari tau dulu seluk beluk sang sistem.Jangan sampai termangsa kebenaran murni yang sdh ada pada dirimu, hai Anak Bawang! Pelajari, pahami dulu. Dah ngerti dan kira klop baru yakini dan amalkan (join). At least, pertahankan, waspada! waspada!
2. Hati-hati. Kalo ternyata sistem emang error, tinggalin!! Jangan sampai terkontaminasi lah!
3. Putuskan, terima resikonya. Kalo klop dek lu, bergabunglah dgn sepenuh hati dan te-ge-je-we-be. Kalo crash, (lagi) tinggalin ja lah! Ngapain buang2 energi. Tapi kalo tetep pengen "tinggal" di "lingkaran error bin bobrok" itu, terima resikonya. Pilihannya : Lambat laun jadi "komponen rusak" spt mereka! ATAU berusaha rubah mereka, yg mustahil terjadi.
"My hands are small, i know. But they r all my own" kata si Anak Bawang.
"and i’ll try it!never give up, chayoo!!" lanjutnya…
Hohoho, sebentuk ke’optimisan’ yang cenderung naif, yang nantinya kan luntur juga disiram waktu (eh…tAnYa KenaPa??!!)
October 8th, 2006 at 3:11 am
Yang Muna itu orang yang memasuki sistem tapi tidak mau mengikuti aturan sistem itu………lagi pula “anak bawang” tahu diri dong….
October 13th, 2006 at 7:21 pm
sistem itu emanK d’buat tuk qt jalani… So,anak BaWang harus tau dlu baek buruk’y sistem ama “bawang meRah” ato “bawanG putiH” SbLm masK ke Sistem tsb…
October 14th, 2006 at 8:44 pm
yang penting qt enjoy aja ma sistem yg qt jalani.klu emang gak cocok ya buat apa qt jalani dengan terpaksa.ntar hidup jadi gak enak lah yaw…….yg penting pikirin dulu baik buruknya sistem tsb……